Akselerasi Literasi Ekonomi Syariah, GWI Bahas Transformasi Digital Wakaf di ISEF 2025

JAKARTA – Gerakan Wakaf Indonesia (GWI) terus mengukuhkan perannya dalam mendorong modernisasi tata kelola filantropi Islam di tanah air. Komitmen ini diwujudkan melalui partisipasi aktif GWI dalam perhelatan akbar Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2025 yang diselenggarakan di JIEXPO Convention Center, Jakarta.
Dalam rangkaian festival ekonomi syariah terbesar tersebut, Founder sekaligus Ketua Umum Gerakan Wakaf Indonesia, Ibu Susi Susiatin, SE., MM., Ph.D., hadir sebagai narasumber utama dalam sesi talkshow bertajuk “Transformasi Digital Menuju Indonesia Emas 2045”.
Menggali Potensi Wakaf Lewat Teknologi
Di hadapan para peserta dan masyarakat umum, Ibu Susi Susiatin memaparkan secara komprehensif mengenai peta jalan perwakafan nasional, mulai dari potensi besar yang belum tergarap, tantangan di lapangan, hingga keunggulan instrumen wakaf produktif. Beliau menekankan bahwa digitalisasi bukan lagi sebuah pilihan, melainkan kebutuhan mutlak untuk membawa dampak positif bagi pembangunan ekonomi umat secara berkelanjutan.
“Pemanfaatan teknologi digital menjadi kunci utama bagi GWI untuk memperkuat ekosistem wakaf produktif di Indonesia. Melalui platform digital, kita dapat menghadirkan sarana literasi yang masif, sistem pemantauan yang transparan, serta ruang kolaborasi yang luas bagi para wakif,” ujar Ibu Susi Susiatin dalam forum tersebut.
Menuju Indonesia Emas 2045
Kehadiran GWI di panggung ISEF 2025 menegaskan visi lembaga untuk terus berinovasi dalam mengelola amanah harta umat. Melalui integrasi teknologi, pengelolaan wakaf produktif diharapkan menjadi lebih akuntabel dan tepercaya, sehingga mampu menarik partisipasi generasi muda dalam menyongsong kemandirian ekonomi Indonesia di tahun 2045.
Gerakan Wakaf Indonesia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bank Indonesia serta seluruh pihak penyelenggara ISEF 2025 atas ruang strategis yang diberikan. Momentum ini diharapkan dapat memicu akselerasi literasi ekonomi syariah dan memperkuat sinergi antarlembaga demi kemaslahatan masyarakat luas.