Bersinergi Membangun Wakaf, GWI dan Manulife Indonesia Gelar Nazhir Gathering 2025

 
SURABAYA – Gerakan Wakaf Indonesia (GWI) terus berkomitmen kuat untuk memperkokoh ekosistem perwakafan nasional melalui penguatan jaringan kerja sama antarlembaga. Langkah nyata ini kembali ditunjukkan melalui gelaran akbar bertajuk “Nazhir Gathering 2025: Bersinergi Membangun Wakaf, Mewujudkan Indonesia Berkah” yang sukses diselenggarakan pada Rabu, 4 Februari 2025 bertempat di Hotel Yello, Surabaya.
 
Agenda strategis ini diinisiasi secara kolaboratif oleh Gerakan Wakaf Indonesia bersama Manulife Indonesia. Kegiatan ini sekaligus menjadi tonggak kelanjutan dari momentum kesuksesan agenda Nazhir Gathering yang pernah digelar sebelumnya pada tahun 2023 lalu.
Pertemuan eksklusif ini dihadiri oleh pimpinan dan perwakilan dari 15 lembaga nazhir terkemuka di wilayah Jawa Timur. Tujuan utama dari berkumpulnya para pengelola aset umat ini adalah untuk mempererat tali silaturahmi, sekaligus menyamakan persepsi dalam merancang peta jalan strategi yang kolaboratif.
 
Melalui ruang diskusi yang produktif, seluruh lembaga pengelola yang hadir berfokus mencari solusi atas tantangan perwakafan modern serta mengoptimalkan penetrasi instrumen keuangan sosial Islam di masyarakat. Sinergi ini melahirkan optimisme baru agar pengelolaan wakaf tunai maupun wakaf produktif di daerah dapat bergerak lebih masif, amanah, dan terintegrasi.
Nazhir Gathering 2025 tidak sekadar menjadi wadah berkumpul, melainkan berhasil merumuskan langkah konkret untuk masa depan. Pertemuan intensif ini sukses menelurkan beberapa draf program kerja bersama yang diproyeksikan membawa dampak dan manfaat besar bagi pengembangan dunia perwakafan ke depan. 
 
Gerakan Wakaf Indonesia menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada Manulife Syariah, para pimpinan lembaga nazhir, serta seluruh tamu undangan yang telah meluangkan waktu untuk hadir. Semoga kontribusi nyata yang diikhtiarkan bersama oleh GWI, mitra nazhir, dan Manulife Indonesia ini dapat menjadi stimulus utama bagi kemandirian ekonomi umat yang diberkahi.