MALANG – Yayasan Gerakan Wakaf Indonesia (GWI) terus berkomitmen memperluas literasi dan mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya instrumen keuangan sosial Islam, khususnya bagi kalangan milenial dan generasi muda. Langkah ini diwujudkan melalui partisipasi aktif GWI dalam acara “BI Youth-Tiful Festival 2025 – Road to FESyar 2025” yang digelar sukses oleh Bank Indonesia Malang di Malang Townsquare (Matos). Acara yang berlangsung meriah ini menjadi wadah strategis untuk menjembatani inovasi UMKM dan ekonomi syariah demi mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan mandiri.
Dalam festival edukatif tersebut, Founder Yayasan Gerakan Wakaf Indonesia, Ibu Susi Soedarsono, hadir langsung sebagai narasumber utama. Beliau membawakan materi presentasi yang sangat relevan dengan perkembangan zaman saat ini, yaitu bertajuk “Unlocking the Power of Waqf”.
Melalui sesi tersebut, Ibu Susi membedah potensi besar yang dimiliki oleh instrumen wakaf jika dikelola secara produktif, transparan, dan berbasis digital. Sesi ini juga menekankan bahwa wakaf kini bukan lagi sekadar ibadah bagi golongan tua, melainkan gaya hidup produktif baru yang bisa diadopsi oleh anak muda untuk membantu mengentaskan kemiskinan serta mendorong kemandirian umat.
Sepanjang acara berlangsung, ketertarikan audiens yang didominasi oleh kalangan akademisi, mahasiswa, serta pengunjung masyarakat umum di Malang terlihat sangat luar biasa. Mereka aktif berdiskusi dan menggali lebih dalam tentang bagaimana cara memulai kontribusi wakaf uang secara praktis.
Gerakan Wakaf Indonesia berharap materi edukasi yang disampaikan dapat terserap secara optimal. Dengan meningkatnya pemahaman literasi wakaf di tingkat akar rumput, diharapkan langkah ini segera melahirkan implementasi nyata yang membawa dampak manfaat ekonomi jauh lebih besar di masa depan.



