
Surabaya – Gerakan Wakaf Indonesia (GWI) menunjukkan komitmen nyatanya dalam menjaga amanah umat. Bekerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi Badan Wakaf Indonesia (LSP BWI), GWI kembali sukses menggelar agenda “Perpanjangan Sertifikasi Nazhir Wakaf Kompetensi” pada 3 Mei 2026 yang bertempat di Surabaya.
Langkah strategis ini menjadi bukti konsistensi para nazhir (pengelola wakaf) untuk terus meningkatkan kompetensi, profesionalisme, serta kualitas pengelolaan aset wakaf di Indonesia.
Pengelolaan Wakaf Berkelanjutan dan Terpercaya
Sertifikasi kompetensi bagi seorang nazhir memiliki peran yang sangat krusial dalam ekosistem perwakafan modern. Dengan memperbarui dan menjaga standar sertifikasi ini, GWI berharap tata kelola wakaf dapat berjalan dengan lebih profesional.
“Dengan sertifikasi yang terjaga, harapannya pengelolaan wakaf bisa semakin terpercaya, berdampak luas, dan berkelanjutan,” tulis perwakilan peserta melalui pernyataan resminya.
Nazhir yang kompeten tidak hanya bertugas menjaga nilai pokok wakaf, tetapi juga dituntut kreatif dalam mengelola wakaf produktif agar hasilnya dapat terus mengalir untuk kemaslahatan masyarakat umum.
Terus Bergerak Menebar Manfaat
Melalui penyegaran sertifikasi profesi ini, Gerakan Wakaf Indonesia siap melangkah lebih jauh dalam mengembangkan inovasi wakaf di tanah air. Momentum ini sekaligus menjadi pemacu semangat bagi seluruh jajaran pengurus untuk terus bergerak, berinovasi, dan memberikan dampak yang lebih luas bagi kesejahteraan umat.