Tanah Wakaf Habib Bugak Membawa Manfaat Yang Terus Mengalir Untuk Calon Jamaah Haji Aceh

posted in: Artikel Wakaf, Wakafpedia | 0

Sekitar 2 Abad yang lalu, seseorang bernama Habib Bugak Al Asyi telah melakukan sesuatu yang sungguh membawa banyak manfaat untuk banyak masyarakat, bahkan hingga saat ini. Tepatnya pada Tahun 1800 an Habib Bugak melakukan ikrar wakaf setelah sebelumnya beliau dengan sengaja mengumpulkan dana untuk membeli sebidang tanah di Mekkah. Tanah tersebut yang kemudian beliau wakafkan untuk kepentingan para Jamaah Haji, terutama Jemaah calon Haji asal Aceh.

Mengutip dari laman kemenag.com dimana Jamaluddin Affan yang merupakan petugas wakaf Al Basyi, bercerita bahwa dahulu kala ketika Jemaah calon haji masih menempuh perjalanan dengan Kapal laut untuk menuju Mekkah. Perjalanan tersebut menghabiskan waktu berbulan-bulan hingga tahunan, bahkan tak sedikit pula yang pada akhirnya menetap di Mekkah. Saat dimana belum ada Kerajaan Arab, Habib Bugak telah berangkat ke Tanah Suci dengan membawa bekal dana yang kemudian beliau tukar dengan tanah yang terletak di samping Masjidil Haram.

Di atas tanah itu kemudian didirikan sebuah bangunan yang berfungsi sebagai penginapan jamaah haji asal Aceh, lanjut Jamal. Kisah dari Habib Bugak Al Basyi ini membuktikan bahwa wakaf bukan hanya membawa berkah sebagai Amal Jariyah bagi waqif di dunia dan Akhirat, tetapi juga sangat berguna untuk kemaslahatan umat manusia di dunia. Rezeki itu bukan tentang seberapa banyak yang bisa didapatkan, akan tetapi lebih kepada seberapa banyak manfaat yang bisa dirasakan melalui rezeki tersebut untuk diri sendiri dan orang banyak.

Please follow and like us:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *